Diserbu Saat Libur Lebaran, Gebyar Jaburan Syawal 2026 di Intanpari Karanganyar Andalkan Reog Ponorogo dan Tiket Rp20 Ribu

Minggu, 22 Maret 2026 : 07.42

0 komentar


KARANGANYAR, TERASWISATA
- Lonjakan wisatawan saat libur Lebaran 2026 mulai dibidik pengelola Intanpari Waterpark melalui gelaran Gebyar Jaburan Syawal 1447 H pada 22–25 Maret 2026.


Event ini disiapkan untuk menarik ribuan pengunjung di tengah ketatnya persaingan destinasi wisata selama musim liburan.

Direktur Utama PUD Aneka Usaha Karanganyar, Samidi, mengakui momentum Lebaran menjadi ajang krusial bagi sektor wisata daerah. Karena itu, pihaknya memasang strategi dengan menghadirkan hiburan beragam dan harga tiket terjangkau.

“Libur Lebaran ini selalu jadi puncak kunjungan. Kami optimalkan dengan event yang lebih variatif agar mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).

Ia menambahkan, dibanding hari biasa, kunjungan saat momen Lebaran berpotensi meningkat signifikan. Karena itu, pengelola menargetkan adanya lonjakan pengunjung selama event berlangsung, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.

Namun demikian, persaingan antar destinasi wisata di wilayah Soloraya juga menjadi tantangan tersendiri. Sejumlah tempat wisata lain turut menggelar event serupa untuk menarik perhatian pengunjung.

“Kami harus punya daya tarik kuat. Karena itu kami hadirkan kombinasi hiburan budaya seperti Reog Ponorogo dengan pertunjukan modern agar berbeda,” katanya.

Atraksi Reog Ponorogo disebut menjadi salah satu andalan untuk mendongkrak minat pengunjung, mengingat kesenian tersebut memiliki basis penonton yang luas dan daya tarik visual yang kuat.

Selain itu, pertunjukan Jaran Bigar, sulap ilusionis, hingga musik jadul dari OM Sahila dan OM Kudeta disiapkan untuk menjangkau berbagai segmen usia.

Di sisi lain, strategi harga juga menjadi pertimbangan utama. Dengan tiket masuk Rp20.000 per orang, pengelola berharap dapat menarik wisatawan keluarga yang cenderung mencari hiburan terjangkau selama liburan.

“Kami ingin tetap kompetitif, baik dari sisi hiburan maupun harga,” ujar Samidi.

Tak hanya berorientasi pada jumlah pengunjung, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal. Peningkatan kunjungan wisatawan diproyeksikan berdampak langsung terhadap pelaku UMKM dan pedagang di sekitar kawasan wisata.

Jika target tercapai, Gebyar Jaburan Syawal berpotensi menjadi salah satu penopang kunjungan wisata di Karanganyar selama musim Lebaran tahun ini.

Penyelenggara menambahkan, jadwal pertunjukan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi di lapangan. ***

Share this Article

TeraswisataTV

More Stories