Api Abadi Mrapen Miliki Histori Bernilai Tinggi

Kamis, 19 Juli 2018 : 22.03
SOLO - Api Obor Asian Games 2018 akan dibawa keliling di 54 kota dan kabupaten di 18 provinsi di Indonesia dengan menempuh jarak sekitar 18.000 kilometer.

Uniknya api yang dibawa diambil langsung dari sumber api abadi dari New Delhi, India, sebagai negara pertama penyelenggara Asian Games pada 1951. Tepatnya di Stadion Nasional Dhyan Chand di New Delhi, tempat Asian Games pertama kali digelar di India.

Sengaja didatangkan dari sumber api abadi dari India sebagai lambang semangat yang terus menyala untuk menjaga kebersamaan dan persahabatan serta semangat untuk berprestasi. Setibanya di Yogjakarta api tersebut disatukan dengan api asal Mrapen, Grobogan Jawa Tengah di Candi Prambanan.

Api abadi yang berasal dari Mrapen Grobogan Jawa Tengah namanya semakin dikenal usai disandingkan dengan api abadi asal India. Kali ini Indonesia menjadi tuan rumah pesta olah raga empat tahunan di kawasan Asia yang biasa disebut Asian Games digelar di Jakarta dan Palembang.

Lokasi asal api abadi Mrapen berada di desa Manggarmas, kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Berjarak kurang lebih 25 kilometer dari kota Purwodadi.

Api abadi Mrapen berasal dari peristiwa geologi alam. Dimana gas alam keluar dari dalam tanah dan mengeluarkan api yang tidak pernah padam meski hujan deras turun api itu tetap dalam kondisi menyala.

Sumber api Mrapen sedari dulu sudah digunakan baik untuk upacara keagamaan ataupun festival olah raga untuk penyalaan api obor. Untuk upacara keagamaan saat perayaan upacara hari raya Waisak.

Sedangkan di dunia olah raga, pelaksanaan pembukaan Pesta Olahraga Negara-Negara Berkembang atau Games of the New Emerging Forces (Ganefo) I pada bulan November 1963, api untuk obor jyga diambil di sana. Demikian juga dengan

Pekan Olahraga Nasional (PON) mulai PON X tahun 1981, POR PWI tahun 1983 dan HAORNAS.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani, sampaikan sebagai salah satu sumber api abadi Mrapen menyimpan nilai historis yang tinggi.

"Api abadi Mrapen menjadi langganan pengambilan api obor beberapa agenda nasional dan internasional saat era Presiden Soekarno bahkan sampai saat ini," tutup Puan. (Dian)

Saat ini 0 komentar :