Naik Paralayang, Cara Beda Nikmati Indahnya Kebun Teh Kemuning.

Sabtu, 16 Juni 2018 : 21.37
Teraswisata - Indahnya perkebunan teh yang terhampar di lereng gunung Lawu tapatnya di Kebun Teh Kemuning yang berada di Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah. Kawasan perkebunan teh ini sangat sejuk.

Sesekali lokasi tersebut sering diselimuti kabut seperti juga candi Cetho dan Candi Sukuh yang letaknya berdekatan dengan wilayah kemuning.

Menikmati suasana lereng Gunung Lawu dengan cara yang berbeda bisa dilakukan oleh para wisatawan. Melewati hamparan yang indah, mulai areal sawah, kebun karet, juga perkebunan teh yang menghijau dan udara yang sejuk.

Itulah perkebunan Teh Kemuning, selain bisa menikmati segarnya teh dari perkebunan lereng Lawu wisatawan juga bisa mencoba beragam olah raga yang membangkitkan adrenalin.

Dengan ketinggian bukit lebih dari 1.350 meter di atas permukaan laut (Mdpl), lokasi ini cocok dijadikan spot bagi para penggila olah raga aero sport (paralayang) yang berlokasi di Venues Paralayang Bukit Kemuning Ngargoyoso, Karanganyar.

Bagi penggemar olah paralayang, patut memcoba sensasi melihat perkebunan teh Kemuning dari udara. Paralayang yang dibuka untuk umum pada setiap hari Sabtu dan Minggu ramai dikunjungi wisatawan saat libur tiba.

Menurut Wahyu, salah satu warga Segoro Gunung yang sering berada di lokasi Paralayang mengungkapkan untuk bisa menikmati sensasi melayang diatas hamparan perkebunan teh yang luas, pengunjung harus merogoh kocek cukup dalam, sebesar Rp. 400 ribu untuk sekali terbang tandem yang didampingi oleh instruktur profesional.

Semua peralatan dan juga instruktur sudah sesuai dengan standart yang ditentukan. Jadi semua aman. Bahkan instruktur paralayang yang sering menemani wisatawan yang takut untuk terbang sendiri merupakan instruktur nasional.

Instruktur atau pilotnya merupakan atlit paralayang tingkat nasional. Sehingga wisatawan yang ingin terbang menyaksikan keindahan perbukitan teh lereng gunung Lawu tidak perlu merasa khawatir karena didampingi instruktur yang memiliki jam terbang tinggi di dunia paralayang.

Perasaan takut dan khawatir saat awal terbang dengan paralayang, tergantikan dengan kepuasaan tersendiri bisa menikmati hamparan hujaunya perkebunan teh. (dian)

Saat ini 0 komentar :